Selasa, 25 Agustus 2009

Tarbiyah Ruhiyah, menuju derajat taqwa

Hampir setiap lembar dalam al qur'an mencantumkan kalimah taqwa dengan berbagai varian bentuknya, itu menunjukkan betapa pentingnya kalimah ini. Apa pengertian taqwa? Suatu ketika Umar bin Khathab bertanya kepada Ubay Bin Ka'ab, "wahai Ka'ab terangkan padaku apakah arti taqwa?" Ubay menjawab,"Wahai Amirul Mu'minin, pernahkah engkau melalui sebuah jalan yang banyak durinya?". "Tentu pernah" kata Umar, "apa yang kau lakukan pada waktu itu?" tanya Ubay. Umar menjawab,"Aku akan berhati-hati agar tidak terkena duri". Ka'ab kemudian berkata, "Wahai Amirul Mu'minin, itulah taqwa". Berhati-hati agar kita tidak terjatuh pada kemungkaran dan kesalahan atau dalam pengertian yang lebih dikenal taqwa adalah menjalankan seluruh perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.

Diantara faktor-faktor yang akan menumbuh suburkan taqwa adalah:
  1. Mu'ahadah (mengingat perjanjian), "dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji..." (An Nahl 91) salah satu jalan menuju taqwa adalah apabila kita senantiasa mengingat perjanjian kita dengan Allah swt, diantara janji yang telah kita ucapkan adalah syahadat, perjanjian untuk hanya menyembah Allah dan hanya kepadanya kita minta pertolongan. Setelah perjanjian ini maka kita diwajibkan untuk mewujudkan janji-janji tersebut dalam aplikasinya.
  2. Muroqobah (merasakan kesertaan Allah), yaitu merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kebersamaan-Nya dikala sepi maupun ramai. Ada beberapa macam muroqobah yakni:muroqobah dalam melakukan ketaatan dengan ikhlash kepada-Nya,muroqobah dalam kemaksiatan dengan taubat, penyesalan dan meninggalkannya secara total,muroqobah dalam hal-hal yang mubah dengan menjaga adab,muroqobah dalam musibah dengan ridho atas ketentuan Allah serta memohon pertolongan_nya dengan penuh kesabaran. Ketika seseorang selalu merasa diawasi oleh Allah swt maka besar kemungkinan dia akan menahan diri untuk melakukan ma'shiyat karena rasa takutnya kepada Allah.
  3. Muhasabah (introspeksi diri), hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan..apakah tujuan amalnya untuk mendapat ridho Allah? atau apakah amalnya dimasuki sifat riya? Umar bin Khathab ra mengatakan, "hisablah diri kalian sebelum kalian di hisab.."
  4. Mu'aqobah (pemberian sanksi), ketika suatu kali kita lalai maka berikan sanksi kepada diri sebagai bagian dari kifarat kita akan dosa yang kita lakukan. Ketika Umar ra asyik berkebun sampai lupa melaksanakan sholat ashar berjamaah Umar mewakafkan kebunnya karena dianggap telah melalaikannya dari sholat Ashr berjama'ah.
  5. Mujahadah (optimalisasi), bersungguh-sungguh melakukan amal sholeh dengan amalan terbaik dan seringkali harus memaksakan diri untuk memulai sebuah amal yang baik menjadikan kita hamba yang terus menjadi lebih baik setiap waktunya, bukankah Rasulullah saw bersabda "orang yang hari ini lebih baik daripada hari kemarin, dialah orang yang beruntung." Allahu a'lam


Rabu, 19 Agustus 2009

Shvoong

Mencoba memindahkan perpustakaan di rumah ke shvoong
biar kalo mau pergi kemana aja
termasuk ke luar negeri
masih bisa baca
koleksi bukuku

Kemerdekaan



Apakah arti kemerdekaan buat kita? Lomba balap karung dan makan kerupuk? Ditengah kehidupan masyarakat yang hidupnya terjepit, biaya sekolah yang tinggi (menjadi murah hanya pada janji-janji kampanye), harga-harga barang yang membumbung tinggi?
Itukah arti kemerdekaan buat kita?
Sudah berapa tahun kita meredeka?
64 tahun?
atau belum?

Senin, 10 Agustus 2009

nasyid Rasul

pernahkan engkau renungkan tentang
hidup Rasulullah junjungan
hidup dalam kesederhanaan
tanggalkan kemewahan
lewati malam-malam yang kelam
dalam keadaan lapar
bersama seluruh keluarganya
tak ada satupun makanan

bahkan tak pernah menikmatinya
dari atas meja makan
tidur beralaskan tikar kasar
terbuat dari kulit dan rerumputan
hingga membekas pada tubuhnya
tak ada kenyang di dalam hidupnya
bahkan pernah tiga purnama
tiada api menyala di rumahnya

Rasulullah junjungan kita
Rasulullah tauladan kita
qudwah umat manusia sedunia sholawat dan salam baginya

Barokah


Barokah itu...kebaikan yang terus menerus bertambah dan berdampak sampai ke negeri akhirat.
Mudah-mudahan berkah Ramadhan ini sampai 1000 bulan ke depan,
semoga Ramadhan ini menjadi Ramadhan yang paling berarti...

Tarhib Ramadhan



Dengan format tarhib ramadhan, acara kemarin di Masjid Ukhuwah cukup meriah. Udah lama kita nunggu kumpul-kumpul seperti ini, sekitar 2500 orang berkumpul

Senin, 03 Agustus 2009

Garage Sale


Dalam kebudayaan kita, dikenal pasar loak, tempat dimana kita dapat menemukan 'barangkali' barang yang kita butuhkan tapi harganya sangat jauh dibawah nilai ekonomisnya. Mencari barang loakan hampir pasti sama dengan mencari-cari barang yang dibuang orang. Dari sisi ekonomi pasar loak merupakan sebuah habits yang baik. Dari sisi penjual cara ini adalah cara mendapatkan nilai ekonomis terakhir dari sebuah barang, daripada menyimpannya terus tanpa pemanfaatan berarti anda sedang membayar 'biaya penyusutan' terus menerus. Menjualnya ke loakan mengajarkan kita untuk efektif dan efisien, walaupun metoda penentuan harganya sangat tergantung si penjual. Dari sudut pandang pembeli, ini berarti 'mendapatkan barang dengan harga murah'.

Di negara-negara lain, ada cara loakan yang lebih mendomestik, namanya 'Garage Sale'. Ada tambahan keuntungan pada proses ini, yaitu jiwa entrepreuneur yang mungkin tumbuh pada masing-masing rumah tangga. Bagaimanakah caranya agar garage sale ini berhasil?
  1. Buatlah daftar barang-barang yang akan anda jual, sebaiknya anda punya cukup banyak barang yang akan dijual (kurang pas kalau anda hanya menjual sedikit barang aja-- orang kurang berminat dengan hal ini)
  2. Iklankan acara garage sale, maksud saya bukan iklan di koran atau advertising yang mahal, pilih saja cara yang murah dengan menyebar leaflet, atau anda sebar di situs jaringan sosial anda
  3. Mulailah mengeset tempat garage sale anda, di halaman, garasi atau yang lainnya pasang harga yang masuk akal pada barang-barang anda, biasanya harga garasi adalah 10% dari harga beli barangnya
  4. Organisasikan susunan barang sehingga semua menjadi menonjol, membuat catatan kecil tentag barang yang anda jual akan sangat membantu.
  5. Customer Service, membuat pembeli merasa nyaman bergabung dan ngobrollah dengan mereka, jika ada yang keberatan dengan harga maka bernegosiasilah..garage sale juga merupakan ajang bersosialisasi yang baik, perhatikan bahwa anda akan menemukan pelanggan setia disana. Anda juga bisa menjual 50% harga di hari terakhir, biarkan orang tahu tentang hal ini, ini mengundang peminat yang bersungguh-sungguh.
  6. Sumbangkan barang yang tersisa, jangan kembalikan ke rumah, toh anda berniat mengeluarkan barang anda kan? Menyumbangkan barang anda bisa menjadi CSR bagi acara garage sale anda hmmm... lumayan bukan?